Catatan Kecil dari Acara Reuni Kampus Fabio Unsoed: Isroi 93


Bagian 1 | Bagian 2 | Bagian 3 | Bagian 4


Bagian 2.

Kami sampai di Kampur Biru sekitar pukul 10 siang. Rasanya tidak banyak yang berubah dari kampus biru ini. Pohon-pohon yang dulu masih kecil dan baru ditanam, sekarang sudah tinggi dan rimbun. Ketika kami datang di kampus sudah ramai. Di halaman parkir sedang dilaksanakan lomba musik, suaranya hingar bingar. Sedangkan di depan kampus sudah banyak alumni yang berkumpul. Di jalan kami bertemu dengan Titin, istrinya Burhanuddin. Dia mengatakan kalau Burhan tidak bisa hadir, karena masih di Padang. Di sini kami juga bertemu dengan beberapa alumni angkatan 95 dan 96 yang masih aku kenal. Aku bertemu dengan Nursid 94 yang sedang kuliah di UGM. Lalu ketemu Mas Priyo yang jadi peneliti di BPTP. Ketemu juga dengan alumni angkatan tua yang dulu jadi assistenku, dan sekarang sudah jadi dosen di kampus biru.

Karena kami belum registrasi, kami segera menuju ke lobi depan kampus. Ketika berjalan menuju lobi kampus aku jadi ingat masa-masa kuliah dulu. Tidak ada yang banyak berubah dari kampus biru, hanya terlihat lebih rimbun dan lebih berumur. Di lobi suasana lebih ramai daripada di luar. Banyak alumni, terutama alumni yang sudah angkatan sepuh. Mereka memakai kaos biru dengan tulisan Fabio Balik Kampus di bagian depan dan alamat website fabio di bagian belakang. Warna biru memang warna kampus fabio. Istriku segera melakukan registrasi dan mengisi form-form yang sudah disediakan oleh panitia.

Banyak dosen-dosen yang sedang asik ngobrol. Banyak pula panitia, adik-adik mahasiswa yang memakain jas kampus berwarna kuning jingga. Suasana terasa meriah. Aku lihat ada Pak Edi Yuwono, Bu Gratiana, Mas Erwin, dan lain-lain. Sambil ngobrol sana-sini, mataku coba cari-cari: mana teman-teman angkatan 93, kok belum satu hidung pun aku temui.

Acara ini acara untuk orang dewasa, anak-anakku, Royan dan Abim mulai tidak sabar. Mereka menarik-narik tanganku ngajak main. Untungnya ada Nurosid, mahasiswa yang baru saja lulus yang mengajak main anak-anak. Nurosid mengajak anak-anak melihat binatang-binatang yang diawetkan. Anak-anak senang sekali, terutama abim yang memang sangat suka dengan binatang.
Istriku segera mencari teman-temannya, aku pun juga mencari-cari kalau ada teman-teman alumni atau dosen yang aku kenal baik.

Aku mencoba pergi berkeliling sambil melihat-lihat kampusku dulu. Sejenak pikiranku kembali ke tahun-tahun 1993 – 2000. Ketika melihat adik-adik mahasiswa, aku baru sadar kalau aku sudah mulai tua. Rasanya baru kemarin aku meninggalkan kampus ini. Canda adik-adik mahasiswa dan suasana riuh mengingatkan aku ketika dulu. Kami biasa duduk-duduk di tangga atau di pingiran tembok depan perpustakaan. Aku jadi ingat dengan Firdaus, Hendri, Memet, Samsu, Arief yang satu kelas denganku. Di mana mereka ya….?
Di halaman tengah, alumni, dosen, staf, mahasiswa, sedang istirahat setelah pagi tadi jalan sehat. Panitia banyak menyediakan hidangan di sini. Mulai dari soto, sate, es, dan makanan khas Banyumas yang lain. Di sini aku bertemu dengan Mas Ikhsan 92 yang dulu juga tinggal di Fatimah.

Ketika sedang asik ngobrol dengan Mas Ikhsan, Royan dan Abim berlari menghampiriku. Dia menceritakan bahwa ada banyak binatang yang diawetkan. Aku tidak terlalu memperhatikan cerita abim, karena sedang asik ngobrol dengan teman-teman. Sambil menarik-narik bajuku dan sedikit berteriak, abim mencoba minta perhatianku. Dia jadi ingat taman reptile dan kembali merengek-rengek untuk di antar ke sana. Aku bilang: sabar, nanti setelah acara selesai kita akan ke sana. Aku berjalan berkeliling, banyak dosen yang aku temui lagi, seperti Pak Slamet dan Pak Uki. Ketemu juga dengan Saefudin Aziz yang sudah jadi dosen di Fabio.
Anak-anak semakin tidak sabar. Bagi mereka acara ini sangat membosankan. Selama acara ini Royan dan Abim selalu menarik-narik tanganku dan menggangguku ketika aku mencoba ngobrol dengan para alumni yang lain. Alhasil, aku tidak bisa menikmati acara ini. Anak-anak semakin tidak sabar dan mulai berteriak-teriak dengan mata berkaca-kaca. Abbbbiiii…….!!!!!!!

Iklan

2 responses to “Catatan Kecil dari Acara Reuni Kampus Fabio Unsoed: Isroi 93

  1. Ping-balik: Catatan Kecil dari Acara Reuni Kampus Fabio Unsoed: Isroi 93 « Fabio Unsoed 93

  2. Ping-balik: Catatan Kecil dari Acara Reuni Kampus Fabio Unsoed: Isroi 93 « Fabio Unsoed 93

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s