Ubed ‘Si Kumis Maut’ dan Keluarganya

ubaidillah2009Setelah sekian lama dikejar-kejar petugas pajak, karena belum bayar pajak kumis, akhirnya Ubed ‘Si Kumis’ menetap di kota gudeg Jogja. Dulu dia pernah berjualan obat penumbuh rambut dan kumis. Kumisnya yang lebat membuatnya sukses menjual obat penumbuh kumis no.1 itu. Setelah lulus kuliah dan berbekal pengalamannya menjual obat kumis, Ubed mecoba keberuntungannya menjual obat-obatan yang lebih bonafid lagi. Rejeki Ubed rupanya tidak jauh dari urusan obat dan kumis. Jualan obatnya sukses dan membuatnya semakin betah tinggal di kota Jogja.

Kumis tidak hanya manjur untuk jualan obat, tetapi sangat manjur juga untuk memikat cewek. Seperti tak mau kalah dengan Pak Ketua Burhan, Ubed juga berburu adik-adik angkatan. Banyak korban berjatuhan karena ‘kumis’ maut itu. (Rekormu sudah berapa banyak, Bed…???). Sang kumis maut akhirnya berlabuh di pelabuhan Kudus…eh…bukan …. maksudnya gadis Kudus, Rubiani – kembang kampus angkatan 94 yang manis, cantik, dan pinter. (Kumismu memang maut, Bed. Beli di mana sih..dulu…???)

kumismautubed
Kumis maut ini sudah banyak makan korban, tapi pajaknya dibayar dong, Bed..!

Delapan tahun sudah Ubed hidup bahagia dengan sang istri tercinta (tulisan ini dibuat tahun 2009, berarti menikah tahun 2001 ya….?). Kumis maut sekali lagi membuktikan kedasyatannya, tidak tanggung-tanggung sudah 3 putra-putri lahir dari buah cinta mereka. Putra pertama sudah berumur 7 tahun, namanya Nabil. Anaknya cakep, putih, tetapi sedikit pemalu, dan sekarang sudah kelas 1 SD. Putri kedua lahir tidak lama kemudian dan diberi nama Sherly. Sherly anak yang sangat cantik (nurun siapa sih..Bed…), periang, pemberani, dan sekarang sudah TK B. Putri ketiga lahir empat bulan yang lalu. (Sayang waktu kami berkunjung dia sedang tidur, jadi tidak bisa banyak komentar).

sherly_ubed
Sherly, putri kedua. Bagaimana nyetak anak agar dapat yang cantik begini, Bed??? Bagi-bagi dong resepnya.

Ubed sekeluarga tinggal di sisi tenggara kota Jogjakarta, Kota Gede. Kota Gede, sebuah kota lama yang sudah terkenal sejak jaman kerajaan dulu. Di kota ini banyak kerajinan perak yang indah-indah dan tersohor sampai manca negara. Akan tetapi jalan-jalannya sempit, rubyek, dan muaceet. Mirip jalan-jalan di kota Bogor.

Perumahan tempat tinggal Ubed namanya Perum Wirokerten. Kalau dari Kota Gede, lurus terus sampai ketemu Masjid Darul Ilmi. Nah…di sebelahnya ada jalan ke kanan. Masuk aja jalan itu. Setelah melewati gerbang komplek, tanya aja ke warga: “Di mana rumah Pak Ubed yang kumisnya tebal?”, dijamin orang sekomplek hafal dengan kumis maut ini. Rumah Ubed tepat berada di hook jl. Pepaya. Ruman yang asri dan sekarang sedang dalam proses renovasi.

ubed_keluarga
Ubed dan keluarga tercinta: Rubiani 94, Sherly, Ubed 93, dan Nabil. Putri ketiga tidak ikut, karena sudah tidur malam ini.

Itulah sekelumit kisah Ubed ‘Si Kumis Maut’. Semoga hidup bahagia sampai kaken-kaken lan ninen-ninen. Tambah lagi anaknya, jangan kalah dengan ortu, Bed.

ubed_anak_anak

Laporan pandangan mata : Memet & Si Roy

Iklan

4 responses to “Ubed ‘Si Kumis Maut’ dan Keluarganya

  1. saya pingin punya kumis tebal seperti punya mas,tetapi segala obat sudah ku coba hasil nol tlg obat apa yg bagus

  2. ass,tlg kasih tau obat apa yg bagus utuk kumis saya cpt tumbuh yogi_tkl@yahoo.com telp 085266992907 jambi trim

  3. Bed, putra-putrimu cakep-cakep yah..ky turunan arab yo..he..e, arab jepara kali. N dah gede yah, padahal pas ke magelang dulu rewel yah.
    Thank ya buat Ubed, Dik Rubiani, Aris, Syamsul 94, Yuli,Nurlaleli…dah pada ke gubugku pas kami nikah ….

  4. agus kolit glagah waru

    selamat..stlh 10 thn ktmu di sini:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s