Author Archives: sunarnosahlan

Pekerjaanku

Sedang menyiapkan naskah

Seperti saat mahasiswa, masih sering kejar tayang untuk deadline yang sangat mepet

Mencari Hadi Hartono

Berbekal secuil kabar dari Syamsu saya melacak keberadaan Hadi Hartono. Dengan permohonan maaf kepada Syamsu karena saya tidak bisa seketika mencari Hadi, akan tetapi saya harus menyesuaikan dengan jadwal di pesantren. Dan biasanya saya bisa keluar pada hari Rabu saat kewajiban saya di kelas sampai jam 10.00. Itupun sekaligus saya mengurus kewajiban saya untuk membayar pajak motor.

Berbekal alamat yang tertulis dalam buku angkatan yang divisualkan oleh Isroi saya nekad keliling kota Kuningan. Bolak-balik jalan protocol nanya sana nanya sini, tidak ada hasil. Padahal jalan utama di Kuningan cuma satu, yang sekaligus jalur Cirebon – Ciamis.

Bermandikan keringat terus saja kutelusuri mencari dimana Hadi berada. Kalau harus ke kantornya artinya di luar kota Kuningan, kalau nekad nyari pasti juga tidak akan ketemu karena bias dipastikan begitu saya nyampai, kantor Hadi sudah tutup. Akhirnya dengan permohonan maaf lagi kepada Syamsu bahwa Hadi tidak bisa kutemukan.

Dan baru kali ini saya tahu ternyata system penomoran rumah di kota Kuningan begitu semrawutnya. Nomor di bawah sepuluh bisa berdampingan dengan nomor dua puluhan atau bahkan ratusan. Kalau nanya ke orang yang ditanya pun bingung untuk menjelaskan. Akhirnya saya pasrah tidak berusaha mencari lagi.

Takdir memang bukan urusan manusia. Seberapa pun besarnya usaha kita kalau Allah tidak berkehendak, maka tidak tercapai pula apa yang kita inginkan. Sebaliknya tanpa rencana apapun kalau Allah berkehendak maka jadilah. Itulah yang saya yakini pertemuan antara saya dengan Hadi.

Hari Jum’at tanggal 10 April 2009 adalah pertemuan yang tak terduga. Jam 10.00 saya bertiga dari kru majalah Husnul Khotimah datang ke kantor Taman Nasional Gunung Cermai dengan maksud membuat janji untuk mewawancarai pimpinan di sana. Pak Muhtadin nama pimpinan itu bukan sekedar menyepakati untuk janjian tapi justru kami langsung diterima saat itu juga untuk wawancara dengan konsekeuensi mepet dengan waktu shalat Jumat.

Sebelum wawancara selesai, beliau mengajak kami makan siang di kantor. Di sana ada rombongan lain yang saya tidak begitu memperhatikan, karena membentuk lingkaran sendiri-sendiri. Saat acara makan-makan selesai, masing-masing rombongan pamitan dan rombongan Hadi berpamitan dengan Pak Muhtadin. Ketika saya ikut berjabat tangan dengan yang terakhir saya pegang erat dan saya yakin beliau adalah Hadi dan spontan saya sapa: Ini kan Hadi.

Benar-benar Allahlah yang maha merencanakan dan menentukan perpisahan dan pertemuan. Dan saya tak banyak yang bisa obrolkan dengan Hadi karena Hadi lebih tergesa-gesa karena rombongannya sudah sampai di jalan raya. Kalau rombongan saya masih ngobrol bersama Pak Muhtadi.

Dan buat teman-teman mohon maaf saya belum bias cerita apapun tentang Hadi. Semoga kesempatan yang akan dating, saya bias ngobrol lebih lama dan enjoy, bukan juga dalam suasana yang begitu mendadak.

Tulisan ini teristimewa saya peruntukkan bagi teman, tetangga, yang sudah begitu lama tidak berjumpa.

Sekedar Gambar

Qonita sedang beraksi

Arina Qonita usia 2,5 tahun pinginnya masuk Play Group,

tapi tunggu tahun ajaran baru

Ayah Qonita

Ayah Qonita

Ayahnya Qonita sedang baca-baca

ingin sekolah lagi belum ada sponsor yang membiayai

(Maaf untuk Esti yang menanyakan ini anak siapa, postingan sebelumnya sudah saya buat lengkap tetapi foto ayahnya Qonita tidak tersimpan, ada gangguan masalah jaringan)

Mungkin hanya saya yang bukan asli Purwokerto, akan tetapi masih lama tinggal di Purwokerto. Sejak 1999 saya sebenarnya telah mengelana. Tapi tetap saja di Purwokerto, memulai belajar mengenal anak-anak usia SMA di dua tahun kemudian dengan menjadi tenaga honorer di Beji. Setahun kemudian ditambah lagi di samping kampus pusat (SKB) kadang masuk malam hari. Semua itu tanpa melepaskan komputer, yang saya yakin teman-teman masih ingat.

Sebenarnya di komputer banyak sekali teman baru yang cukup akrab, mahasiswa fakultas kedokteran, biologi, bahkan mahasiswa S2 yang pegawai pemda, pegawai Kehutanan, ada juga yang ternyata adalah tetangga saya sendiri, ijin dari Kalimantan kuliah S2 pertanian di Unsoed.

Tahun 2005 merupakan perpisahan besar di misykah komputer. Mas Ali pemilik saham diterima sebagai PNS di Kudus, saya sendiri gagal masuk PNS, justru semakin mengelana di Jawa Barat, nyangkut di Pesantren Husnul Khotimah. Tidak lama kemudian kabar yang saya terima misykah telah berakhir, tak punya generasi penerus. Sayang pelanggan yang begitu banyak lepas begitu saja.

Di Kuningan saya merasakan pengembaraan saya mendapatkan tempatnya. Komputer sebagai sarana pendukung yang paling utama, tersedia plus jaringan internet. Amanah yang kujalani disamping masuk kelas adalah bermain-main dengan komputer sebagai tukang ngobrak-abrik naskah untuk majalah pesantren, setidaknya sampai hari ini sudah memasuki tahun ketiga.

oh ya, tentang foto di atas yuniorku baru satu. Ibunya saya yakin teman-teman tidak ada satupun yang kenal karena dia asli Semarang dan alumni Semarang.

Saat ini saya adalah seorang pengelana di dunia antah berantah, bagi yang ingin berkunjung silahkan cari disini.

Alumni jadi bloger

Ternyata banyak sekali alumni yang menjadi bloger, saya hanya menjelajah WP dan BS menemukan beberapa nama diantaranya Isroi, Yulianto, Mas Muhammada Fauzi angkatan 90, Burhan dan Titin istrinya, Syamsul angkatan 94.
Dari blogspotnya Titin terdapat nama-nama Adiwidianto angkatan 94, Purwono 96, Arum Puri 96. Dan bisa jadi apa yang terlacak ini hanya sebagian kecil yang bisa kutemukan. Belum pula yang lainnya seperti pada multiply, atau yang membuat website sendiri. Seperti Syamsul misalnya jika bukan Syamsul sendiri yang mengunjungi weblog saya maka saya juga tidak tahu kalau Syamsul memiliki website.
Teman-teman bila ada yang berkenan untuk mengunjungi ke salah satu blog tersebut saya sedikit memiliki informasi yang silahkan nanti dibuktikan sendiri.
Mas Fauzi yang lengkapnya adalah Muhammad Fauzi (mantan ketua BPM atau Ketua Senat?) alumni angkatan 90 menikah dengan Mbak Kentarsih, sehingga wordpressnya diberi nama Kenuzi50.( http://kenuzi50.wordpress.com/). Angka 50 apa artinya saya juga tidak tahu. Blognya banyak mengulas masalah-masalah sosial dalam untaian puisi maupun narasi. Lama saling bertegur sapa dengan saya akan tetapi baru nyambung kalau se almamater ketika membaca postingan saya tentang mencabut ikrar yang salah satunya kusebutkan ilmuku ilmu biologi dan terjadilah dialog lewat blog. Memulai wordpressnya di bulan Januari 2008. Mottonya Serumpun Kata, Sebening Mutiara
Teman kita Yulianto telah berganti wajah dari blogspot ke wordpress. Entah oleh alasan apa. Saya pernah kecele ketika beberapa kali menjelajah di blogspot Yulianto tidak pernah memberikan tanggapan, baru tersadari ternyata tanggal postingan terakhir sudah sangat lama. Pasti wis ora diopeni. Jadi nyambung karena beliau kesasar ke weblog saya yang asal-asalan. Yulianto Klaten weblog ini berujar Biar waktu mendewasakan diriku…. biar masa mengajariku semua…..Ngomong opo to iki .. Alamat blognya http://yuliyanto2006.wordpress.com/. Apa artinya 2006? Silahkan tanya sendiri kepada empunya. Ulasannya macam-macam terutama tentang antivirus ada juga foto anaknya yang baru lahir. Mulai aktif ngeblog Agustus 2007 mungkin yang paling tua ngeblognya. Mau pesan virus computer? Silahkan hubungi segera.
Master kita satu ini yang paling produktif. Mengulas tentang bagaimana berbagi dengan anak, mengenalkan anak dengan cara-cara yang natural, mengulas seputar bioetanol, kamputer dan lap top, sudah satu tahun aktifitasnya. Beliau pula yang merekatkan kembali persaudaraan angkatan 93 dengan usahanya mendigitalkan buku angkatan, yang kemudian banyak mendapat sambutan. Akhirnya atas jasa beliau pula maka lahirnya fabio93.wp.com ini. Kita harapkan mampu menjembatani jarak yang mungkin tak terjangkau oleh langkah kaki kita, namun masih bias saling berbagi dan berkomunikasi. Atau saling bertukar kabar. (isroi.wordpress.com)
Ketua angkatan kita dengan beribu-ribu maaf, sampai postingan ini dibuat baru satu judul yang dipublikasikan berbicara tentang tanda-tanda kematian (http://www.burhans-burhans.blogspot.com/ ). Semoga telah terwakili oleh sang istri (http://www.titinseptiana.blogspot.com/) yang banyak mengulas tentang perjalanannya di Sumatra dan juga sekarang di kotanya Sultan Hamengkubuwono. Ada pula oleh-oleh reuni akbar di kampus UNSOED. Motto yang dipasang adalah life is never flat, so enjoy it,…

Syamsul angkatan 94 ini membuat website sendiri dengan nama http://apasihbiotek.com/. Sesuai dengan namanya mengulas tentang bioteknologi.
Punya saya sendiri http://sunarnosahlan.wordpress.com saya mengambil kredo fiksi dan sains adalah dunia jelajahku. Maksudnya sebagai seorang guru sains masih tetap bias bermain-main dengan puisi dan cerpen.
Untuk yang lain-lainnya, maaf saya belum sempat berkunjung sehingga belum bisa memberikan gambaran apapun.