Tag Archives: Fabio 93

Hikayat Firdaus, Firda dan Firdracula

100_4282Nama sebenarnya adalah Muhammad Firdaus. Teman-temannya sering memanggilnya dengan suku kata terahir dari namanya: Daus. Jadi manggilnya Daus…Daus…. Lama-lama jadi Dus..Dus…Hei….wedus…:).
Baca lebih lanjut

Iklan

Benny ‘Benjol’ dan Diah Feriyani

Takdir, rejeki, mati, dan jodoh memang salah satu rahasia Tuhan. Tidak ada yang tahu sampai kita mendapatkan atau mengalaminya sendiri. Kalau tidak percaya, inilah bukti kongkritnya.

benjol
Ganteng mana, yang sebelah kiri atau yang sebelah kanan???? [Sing kiwo luwih gantheng, adoh banget. Tapi sing tengen luwih mulyo…]

Namanya Benjol, akan tetapi biar sedikit lebih keren dipanggil Beny. Dulu waktu kuliah Beny adalah tipikal mahasiswa kebanyakan. Terkenal banget juga tidak…, kuper banget juga tidak…., ya….. rata-rata saja. Sebagian ada yang mengenal Benjol dengan baik, tetapi ada juga lho…yang tidak tahu kalau ada mahluk namanya Benjol. Salah satu dari sekian banyak mahasiswa yang tidak kenal itu adalah Diah Feriyani. (catatan: Suer ….. ini pengakuan jujur dari yang bersangkutan ketika diwawancarai).

Sampai akhirnya takdir membawa Diah lulus dari Biologi dan mengelana sampai kota Lumpia, Semarang. Di kota ini Diah menjadi MedRep, kerjaan favorite-nya lulusan Unsoed. Diah berkunjung dari satu dokter ke dokter yang lain. Sekedar ngobrol dan ‘gendo-gendo rasa’ lalu kalau sudah kenal coba tawarkan obat. Satu dokter biasanya didatangi banyak ‘Pasien Khusus’ ini.

Entah bagaimana cerita detailnya, tetapi singkat cerita bertemulah dia dengan sesama medrep yang juga mengaku dari Unsoed. Lebih kaget lagi ketika dia juga mengaku lulusan biologi, ‘kok baru sekarang Diah tahu ada lulusan biologi yang mengaku bernama Benny Raharjo’. Setengah percaya setengah tidak.

Karena sering bersua, lama-lama tumbuh tumbuh-tumbuhan. Orang klaten bilang: ‘wiwiting tresno jalaran soko sembrono’. Benjol wong klaten, tentu saja dia sembrono dan percaya dengan pepatah kuno itu. Dan tentunya agar semakin mantap, Benjol lebih sembrono lagi.

Sudah menjadi takdir ilahi dan sudah tertulis di lauh makhfud sana, kalau akhirnya mereka bersatu juga. Ibarat asam di gunung dan garam di laut bertemu di muara juga. Walau dulu begitu dekat, meski tidak saling kenal. Kalau sudah takdir tidak akan ke mana-mana dan tidak ada yang bisa menghalangi persatuan suci ini. Selamat ya…

Kini mereka hidup bahagia di kaki Gunung Muria, Kudus. Di kota kuno sejak jaman kerajaan dulu ini mereka dikaruniai seorang putra. Namanya unik, mentang-mentang orang biologi anaknya diberi nama genus Oryza cuma nama spesiesnya yang beda. Kenapa ngak diberi nama sativa sekalian? Mungkin karena sativa terdengar feminin dan sang anak berjenis kelamin jantan, jadi urung diberi nama sativa.

benjol_diah_ory
Diah dan buah cintanya dengan Benjol: Oryza.

Benjol dan Diah sudah hidup subur makmur. Tinggal di rumah yang luas dan asri di tengah kota. Tepatnya di dekat UMK (Universitas Muria Kudus).
Katanya ‘musibah’. ‘Musibah’ kok sampai berbuah.

Selamat dan sukses, semoga hidup bahagia sampai tua. Tambah anak lagi, biar Ory ada teman berantem.
diah_ory

Ketemu Kakak Angkatan 92: Mas Ikhsan, Pak Dwawin, Mas Sriyanto

Kakak cer persis Angkatan 93 adalah Angkatan 92. Karena cuma beda satu tahun tentu sering berinteraksi. Bahkan sempat besanan juga. Contohnya saja: Aris Maryanto dan Mbak , lalu Antik dan Mas 92 (lupa namanya) yang aktif di BE itu lho…??? Mungkin masih ada yang lain yang tidak termonitor.

isroi_ikhsan_dwawin
Aku, Mas Ikhsan, dan Pak Dwawin di tangga Fatimahtuzzahra. (….aku belum pasang jengot kok sudah difoto, sih….!!!)
Baca lebih lanjut

Inilah Foto Terbaru dari Enik Ekowati di Negeri Jepun

img000009
Namanya Enik (pake K), lengkapnya Enik Ekowati. Kalau disingkat EE. Asli Magelang. Dulu kostnya di Karang wangkal. Kalau dari jalan antara Fapet dan Lab Kimia (dulu), terus aja, mentok, terus sedikit lagi lalu belok kanan. Kostnya ada di paling ujung.
Baca lebih lanjut

Informasi Baru Teman-teman Fabio 93


Informasi ini aku peroleh dari beberapa teman yang cerita padaku. Informasi ini bisa saja salah atau sudah tidak up to date lagi. Kalau ada tema-teman yang punya informasi lebih akurat dan up to date, silahkan ditambahkan. Mohon maaf kalau ada kesalahan. (isroi 93)


Burhanudin Subekti, Ketua Angkatan 93, dan Titin, Fabio 96

burhan01

Baru saja pindah dari Padang ke Jogjakarta. Kalau lihat dari postur tubuhnya, sepertinya Titin sedang hamil deh…. Bener ngak…., Tin???

Ubaidillah dan Rubiani (Fabio 94)

ubed_keluarga
Ubaidillah dan Keluarga (Rubini 94, Sherly, dan Nabil. Anak no. 3 tidak ikut foto). Jadi penjual obat sukses di Kota Gudeg, Jogja. Tinggal di kota gede.

Muhamat

muhamat
Jadi dosen di Unlam, Kalimantan. Sekarang sedang menyelesaikan thesis di Fabio UGM. Cepet kelar, Met. Ojo suwe-suwe. Informasi tambahan, istrinye Memet juga baru saja menyelesaikan ujian S2 di Fakultas Sastra UGM. Selamat ya….

M. Bhakti Samsu Adi

samsu
Jadi peneliti di balai penelitian Depkes. Kantor di Tawangmangu, Solo. Menikani anak tuan tanah di Sukoharjo dan punya 1 anak. Berat badan sekarang 80 kg.

Sri Pamenang

pamenang
Tinggal di Solo, baru saja menikah. Sekarang bekerja di Biro Perjalanan di Bandara Adi Sumarmo, Solo. Nang, brengos karo jenggotmu mbok dicukur. Pating crongat kae.

Suwarsono dan Umi (Fabio 94)

suwarsono
Tinggal di Karang Anyar, Solo. Sudah punya 1 anak. Sekarang bekerja di Biro Tenaga Kerja.

Benny Raharjo dan Diah Feriani

Setia jualan obat di Kudus. Benjol sekarang beda dengan Benjol yang dulu. Sudah subur makmur.

Khamidah

Jadi guru SMU di Kudus.

Yuli Susianti

Jadi guru di Slawi.

Heny

Dipersunting Mas Sarkono 92 yang jadi dosen di NTB.

Hastini

Jadi guru di pedalaman Kalimantan. Kok jauh-jauh banget sih …..Has. Mbok balik klaten aja, biar klaten tambah maju.

Hendrianto

Katanya tinggal di Lampung.

Aris Maryanto dan Nurul 92

Jadi wiraswasta di Temanggung.

Edi Swasono

Jadi guru PNS di Wonosobo.

Arief Subagyo

Jadi PNS di Pemda Banjarnegara. Sudah hidup mapan. Rumah punya, mobil punya, tapi istri belum punya.

Gagar Akhirman

gagar01
Jadi pengusaha telur dan jamur yang sukses di Banjarnegara. Ikut-ikutan saudara sepahanya (Arief), sama-sama belum punya istri.

Dwi Esti Anggorowati

Masih seperti yang dulu, subur makmur. Dia tipe loyalis sejati. Dari dulu sampai saat ini ngak pindah-pindah kerja. Setia mengabdi di Dipasena, Lampung. Terakhir ketemu, katanya pingin pindah. Ngak usah pindah Es.., di lampung aja biar bisa makan udang tiap hari.

Dani Armanto

Tetap setia di Purwokerto, jadi pengunggu gunung Slamet.

Herry Wawangningrum

Jadi peneliti botani di Kebun Raya Bogor. Tinggal di dalam kebun raya.

Enik Ekowati dan Najemudin

Enik sedang menempuh pendidikan di Negeri Sakura Jepang. Najemudin setia menunggu di Bekasi. Jauh-jauh banget sih Nik….. Kasihan Najemudin di tinggal melulu. Mungkin karena itu kalian belum dapat momongan ya…..

Hadi Hartono

Rupanya tidak kuat tinggal di hutan. Sekarang jadi PNS di Pemda Tasikmalaya. Sudah lulus S2 di Unpad, Bandung.

Yulianto

Kerja di asuransi dan tinggal di Bekasi.

Sunarno

http://www.gravatar.com/avatar/85637665388e512db5a7643d92661eea?s=48&d=identicon
Jadi ustad di Kuningan, Jabar.

Rossa Kurnia

Tinggal di kampung halamannya, Belitung.

Arief Sapardiyanto

copy-of-copy-of-picture-echa
Jadi ‘pejual obat’ yang sukses di Jakarta. Selamat ya.., sudah punya momongan dua. Kapan nambah istri lagi…???

Bertemu Pamenang, Samsu, dan Pak Warso di Solo. Bagian 1.

samsu04_cropLiburan sekolah akhir tahun 2008 ini aku (isroi) dan keluarga berkunjung ke Solo. Selain bersilaturahmi dengan para sanak family, aku juga mengontak teman-teman Fabio 93 yang tinggal di Solo. Alhasil, aku sempat bertemu dengan kawan lama, yang sudah luamaaa zekali tidak bertemu. Mereka adalah Samsu, Pak Warso (Suwarsono), dan Pamenang.
Baca lebih lanjut